Serikat Petani Indonesia menggelar kampanye publik bertajuk Reforma Agraria Dikampanyekan guna memperluas pemahaman masyarakat kota mengenai krisis pertanahan di perdesaan. Melalui pameran foto dan diskusi publik, SPI membeberkan realita ketimpangan penguasaan lahan pertanian yang mengancam kedaulatan pangan nasional. Masyarakat diajak untuk menyadari bahwa masalah tanah di desa berimplikasi langsung pada ketersediaan dan harga pangan di kota. Gerakan literasi ini bertujuan membangun solidaritas antara warga kota dan para petani.
Dalam pameran tersebut, ditampilkan berbagai potret perjuangan masyarakat desa dalam mempertahankan tanah garapan mereka dari ancaman alih fungsi lahan. Aktivis SPI menjelaskan bahwa pembaruan struktur agraria merupakan solusi fundamental untuk menyelesaikan ketimpangan ekonomi dan konflik sosial yang menahun. Penguasaan tanah oleh petani kecil akan mendorong peningkatan produksi bahan pangan lokal secara berkesinambungan. Pesan mengenai Reforma Agraria Dikampanyekan ini berhasil menarik perhatian ratusan mahasiswa dan warga umum.
Diskusi publik menghadirkan pakar hukum tata negara dan pengamat ekonomi yang menyoroti lambatnya penyelesaian sengketa tanah oleh pemerintah. Para narasumber mendorong adanya perombakan kebijakan pertanahan yang lebih memihak pada kepentingan rakyat kecil ketimbang korporasi besar. SPI juga membagikan bibit tanaman dan produk pertanian organik hasil kelola petani swadaya kepada para pengunjung pameran. Gerakan edukasi Reforma Agraria Dikampanyekan ini diharapkan menciptakan kesadaran kolektif yang kuat.
SPI berkomitmen untuk terus konsisten melakukan pendampingan bagi para petani di daerah dalam memperjuangkan hak-hak dasar pertanahan mereka. Kerja sama dengan jaringan organisasi sipil internasional juga digalang untuk memperkuat desakan reformasi hukum pertanahan di tingkat nasional. Pendidikan politik agraria akan terus diberikan kepada generasi muda agar tidak buta terhadap persoalan pangan bangsa. Perjuangan hak atas tanah adalah perjuangan untuk masa depan bangsa.
Masyarakat luas diimbau untuk turut serta menyuarakan pentingnya perlindungan terhadap lahan pertanian produktif dari ancaman alih fungsi. Dukungan publik terhadap petani dapat diwujudkan dengan cara membeli produk hasil pertanian lokal secara langsung dari kelompok tani swadaya. Dengan kedaulatan petani atas tanahnya, ketersediaan pangan yang sehat dan terjangkau bagi seluruh rakyat dapat terjamin. Mari bersama kita dukung perjuangan petani Indonesia.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.