Press "Enter" to skip to content

Inilah Wilayah di Sumsel yang Jadi Lumbung Padi Terbesar, Produksi Melimpah!

Sumatera Selatan (Sumsel) dikenal sebagai salah satu provinsi lumbung pangan di Indonesia. Dengan hamparan lahan pertanian yang luas dan subur, beberapa wilayah di Sumsel secara konsisten mencatatkan produksi padi yang tinggi, berkontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan nasional.

Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Selatan per akhir tahun 2024, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur menjadi wilayah dengan produksi padi terbanyak di Sumsel. Daerah yang dikenal dengan sistem irigasi Komering ini mampu menghasilkan panen padi hingga mencapai lebih dari 700 ribu ton gabah kering giling (GKG) per tahun.

“OKU Timur memang memiliki potensi pertanian yang sangat besar, terutama untuk tanaman padi. Dukungan infrastruktur irigasi yang baik serta petani yang ulet menjadi kunci keberhasilan produksi padi di wilayah ini,” ujar Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumsel, Bapak Rahmatullah, dalam konferensi pers yang diadakan di Palembang pada Jumat, 11 April 2025.

Selain OKU Timur, beberapa wilayah lain di Sumsel juga mencatatkan produksi padi yang cukup tinggi. Kabupaten Banyuasin menempati urutan kedua dengan produksi mencapai sekitar 650 ribu ton GKG per tahun, disusul Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dengan produksi sekitar 600 ribu ton GKG per tahun.

“Kabupaten Banyuasin dan OKI juga memiliki lahan pertanian yang luas dan menjadi sentra produksi padi penting di Sumsel. Pemerintah provinsi terus memberikan dukungan berupa bantuan bibit unggul, pupuk bersubsidi, dan pendampingan teknis kepada para petani di wilayah-wilayah ini,” tambah Bapak Rahmatullah.

Keberhasilan wilayah-wilayah ini dalam memproduksi padi dalam jumlah besar tidak lepas dari peran serta para petani yang gigih, dukungan pemerintah daerah dalam penyediaan infrastruktur dan kebijakan pertanian yang pro petani, serta kondisi alam yang mendukung.

Dengan statusnya sebagai salah satu lumbung padi terbesar di Sumatera Selatan, OKU Timur, Banyuasin, dan OKI memiliki peran krusial dalam menjaga ketersediaan beras di tingkat regional maupun nasional. Pemerintah provinsi terus berupaya untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas padi di wilayah-wilayah ini melalui berbagai program dan inovasi pertanian.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.