Malam pertama seorang dokter magang adalah momen yang penuh tantangan. Mereka harus menghadapi jadwal kerja yang panjang, pasien yang kompleks, dan tekanan besar. Namun, bagi Budi, malam pertamanya di sebuah rumah sakit tua bukan hanya tentang tantangan profesional. Itu adalah perkenalan dengan sisi lain dari dunia medis yang lebih gelap, sisi yang tidak pernah diajarkan di bangku kuliah.
Awalnya, malam itu berjalan seperti yang ia bayangkan. Budi berkeliling bangsal, membantu suster senior, dan memeriksa pasien. Semua terasa normal. Hingga pukul dua pagi, ia diminta untuk memeriksa bangsal tua di lantai teratas. Ini adalah awal dari malam pertama yang akan mengubah hidupnya.
Bangsal itu sepi dan lampunya remang-remang. Udara terasa dingin dan berbau aneh. Perasaan tidak nyaman mulai merayap. Ia mencari kamar pasien yang ia tuju. Suasana senyap itu terasa menakutkan, berbeda dengan hiruk pikuk di lantai bawah. Ini adalah awal dari kisah horor yang nyata.
Ia menemukan kamar yang ia cari dan melangkah masuk. Pasiennya adalah seorang wanita tua yang sudah koma. Vitalsnya stabil, namun Budi merasa ada kehadiran lain di ruangan itu. Tiba-tiba, ia mendengar suara bisikan samar dari sudut ruangan. Sebagai dokter magang, ia mencoba bersikap profesional, mengabaikan ketakutannya.
Namun, yang terjadi selanjutnya adalah mimpi buruk. Mata wanita tua itu terbuka perlahan, menatap lurus ke arah Budi. Dengan suara serak, ia berbisik, “Mereka sudah datang, mereka ada di sini.” Detik berikutnya, pintu kamar tertutup dan lampu padam. Budi terjebak di dalam kegelapan.
Ia meraba-raba dinding, mencoba menemukan sakelar. Suara bisikan itu semakin keras dan semakin banyak, seolah ada puluhan orang di ruangan itu. Ini adalah puncak dari mimpi buruk yang tidak pernah ia bayangkan. Ia berteriak, panik, dan mencoba membuka pintu.
Terdengar tawa dari luar ruangan. Pintu terbuka. Suster senior tersenyum, “Selamat datang di dunia nyata, Nak.” Budi gemetar, bingung, dan masih ketakutan. Ia tahu, suster itu sudah tahu apa yang terjadi.
Sejak saat itu, Budi menyadari bahwa tugas seorang dokter magang tidak hanya merawat orang sakit. Ia juga harus berhadapan dengan cerita-cerita yang tidak bisa dijelaskan. Malam pertamanya adalah pelajaran paling berharga, sebuah kisah horor yang akan selalu ia ingat.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.